MENAPAKI DUNIA DAMAI LEWAT TULISAN


“Life is never plate; life is process; life is commitment; life is choice; life is temporary”

Kedamaian merupakan suasana yang diidam-idamkan oleh semua orang, baik laki-laki maupun perempuan, baik yang muda maupun tua, baik yang kaya maupun miskin, baik pejabat maupun rakyat biasa. Damai dapat menciptakan suasana menjadi tenteram, tenang dan akan menghasilkan sesuatu yang positif bagi setiap orang yang berada di lingkungannya. Namun apa yang terjadi di masyarakat kita, ternyata ada sekelompok orang yang memiliki keinginan suasana yang kacau balau, seperti tawuran antar pelajar SMA, perselisihan antara suku/warga dan lain-lain.

Suasana ini tentu menyebabkan ketidaktentraman masyarakat yang berada di sekitar lingkungan tersebut, sehingga menimbulkan berbagai keresahan dan menghambat terhadap berbagai aktivitas yang semestinya dilakukan. Apa motif terjadinya kekacauan/tawuran ini, dipandang perlu kajian mendalam dari berbagai pihak terkait, agar dapat dicarikan solusinya atau tidak terulang lagi di masa-masa mendatang. Sementara melalui pemberitaan media masa pemicu tawuran yang terjadi beranjak dari hal-hal yang sepele, diantaranya masalah saling ledek dan lain-lain. Kerugian yang diderita oleh masyarakat tentunya sangat besar, berapa banyak mereka yang kehilangan kesempatan untuk mencari nafkah, banyak kendaraan yang kebetulan diparkir di sekitar itu yang rusak, siapa yang bertanggung jawab. Beruntung bagi mereka yang kendaraan atau kekayaan lainnya yang rusak akibat tawuran itu diasuransikan, tapi bagaimana dengan yang tidak. Berulangkali muncul pertanyaan mengapa ini terjadi dan apa penyebabnya. Dilihat dari sudut pandang ekonomi keluarga sangatlah mungkin terjadi anak-anak yang berasal dari keluarga yang tidak mampu melakukan hal tersebut karena terdorong oleh rasa cemburu melihat teman-teman yang lainnya berkelebihan dari sudut materi, tapi betulkah ini yang terjadi di ibukota yang notabene mereka yang dapat mencicipi sekolah di SMA kecil kemungkinan berasal dari keluarga yang tidak mampu, namun demikian ukuran kemampuan seseorang secara ekonomi tentunya sangat relatif, sebuah keluarga berkecukupan bahkan berlebihanpun belum tentu mampu medidik anak-anaknya dengan baik karena orangtuanya disibukan dengan aktivitas mencari sumber penghidupan/uang.

Rasa damai perlu dimiliki setiap orang dalam menapaki semua asfek kehidupan, apapun yang akan dilakukan akan dapat berhasil dengan sempurna jika ditunjang dengan dunia damai. Kedamaian yang dimiliki seseorang tidak terlepas dari itikad seseorang dalam menyikapi hidup ini, kita harus senantiasa berusaha memiliki prasangka baik terhadap orang lain, sejahat apapun orang lain kepada kita, apabila kita memiliki bekal tersebut niat jahat orang itu bisa berubah menjadi baik, namun kita harus berhati-hati dalam menyikapinya karena perbuatan jahat seseorang tidak hanya dilakukan secara fisik tapi bisa juga dalam bentuk teror mental.

Menapaki dunia damai bukan suatu hal yang mudah untuk diwujudkan, karena dalam masyarakat kita dikenal dengan istilah pluralistik, sehingga berbagai perbedaan dari berbagai asfek sangat memungkinkan terjadi. Berbagai latar belakang mewarnai sendi-sendi kehidupan bermasyarakat, hal ini tentu memerlukan solusi yang berarti, dimana salah satunya adalah melalui tulisan yaitu tulisan-tulisan yang mengandung makna dapat menentramkan khalayak.

Tulisan mencerminkan apresiasi dan ekpsresi seseorang dalam menyikapi berbagai fenomena yang terjadi, ketika menemukan sesuatu yang dianggap positif akan ditanggapi secara positif demikian pula sebaliknya, namun persepsi seseorang bisa saja sebaliknya sangat tergantung pada sampai sejauhmana pemahaman terhadap peristiwa tersebut juga seberapa banyak informasi yang relevan dengan peristiwa tersebut dia peroleh, semakin akurat, relevan, tepat waktu dan lengkap informasi yang diketahui tentu akan semakin arif seseorang dalam menyikapi suatu peristiwa.

Menapaki dunia damai melalui tulisan dapat dilihat dari berbagai sudut pandang, dari sisi penulis yang berniat untuk menciptakan suasana damai tentunya perlu menuangkannya dalam bahasa yang sederhana sesuai dengan si pembaca, untuk setingkat siswa SMA misalnya gunakan bahasa mereka sehingga mereka tertarik membaca dan mereka akhirnya berusaha untuk merubah perilakunya, semula mereka berperilaku tanpa memperhatikan etika pergaulan berubah menjadi orang yang berperilaku baik. Di lihat dari sudut pandang pembaca tentunya, mereka sangat perlu dipasok berbagai informasi mengenai baik buruknya (konsekwensi) ketika melakukan sesuatu yang membuat suasana menjadi kacau, aktivitas yang dilakukan tanpa memperhatikan norma-norma yang berlaku dalam kehidupan bermasyarakat akan merugikan kepada yang bersangkutan,  keluarga bahkan masyarakat luas. Dilihat dari media yang dipergunakan untuk mengekspresikan tulisanpun, kepedulian media masa seperti surat kabar, media elektronik dan media lainnya sangatlah memegang peranan penting, sementara ini peran media masa yang ada hanya sebatas memberitakan atau bahkan tidak sedikit media yang bersifat memprovokasi, ada istilah di kalangan mereka terutama dalam membuat judul tulisan “bad news is good news” setelah ditelaah lebih lanjut tulisan tersebut ternyata tidak sesuai dengan judulnya. Sudah saatnya kita peduli terhadap media, yakni dengan memberikan tulisan-tulisan yang mempunyai makna hakiki, sehingga mereka tidak mengalami kekurangan pemberitaan untuk bisa disampaikan kepada masyarakat luas, yang pada gilirannya masyarakat menjadi cerdas dalam menyikapi berbagai peristiwa. Siapa lagi yang peduli terhadap bangsa ini kalau bukan kita, kita harus memikul tanggungjawab untuk keberlangsungan generasi di masa yang akan datang.

Pengaruh globalisasi saat inipun nampaknya tidak boleh luput dari perhatian kita, karena tidak sedikit kaum remaja yang terperosok ke lembah kenistaan gara-gara pengaruh budaya luar, melalui tulisan pula hal ini bisa kita sikapi secara arif, sesungguhnya tidak kalah budaya berkehidupan yang ada di lingkungan kita jauh lebih baik dibandingkan dengan budaya yang datang dari luar. Disadari memang arus globalisasi sulit kita bendung, karena sesuai dengan perkembangan jaman mengharuskan bangsa-bangsa di dunia ini berkiprah seolah-olah tanpa dinding pemisah, namun demikian kearifan lokal yang kita miliki harus tetap dapat kita lestarikan, dimana salah satu strategi kita memiliki keunggulan dibandingkan dengan bangsa lain yaitu melalui perbedaan yang kita miliki dalam artian yang positif dan jangan lupa kita perlu melakukan koreksi/perbaikan berkesinambungan untuk berbagai asfek kehidupan bangsa.

Sebagai solusi untuk menuju pada suasana damai yaitu melalui tulisan yang membuat masyarakat tenteram, tentunya didukung oleh semua fihak yang  peduli terhadap ketenangan, keamanan, kenyamanan dalam menapaki kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

2 thoughts on “MENAPAKI DUNIA DAMAI LEWAT TULISAN

  1. saya tertarik dgn pernyataan bapa diatas,,bahwa life is never plate and life is choice,,,karna di kehidupan kita penuh warna,,dan kita harus bisa dan berani untuk menentukan pilihan untuk kehidupan kita di masa yang akan datang,,bukan begitu Prof? tapi kadang ketakutan menyelimuti dlm menjatuhkan pilihan,,bagaimana cara mengatasinya,,??

    • Betul, kadang2 sulit menentukan pilihan, untuk memudahkan kita memerlukan supply informasi yang berkualitas (akurat, relevan, lengkap, Dan tepat waktu). Sementara itu masa depan penuh dengan ketidakpastian.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s