Archives

KETIKA AKU INGIN KAYA


Aku lupa bahwa hidup adalah KEKAYAAN

Ketika aku takut MEMBERI aku lupa bahwa semua apa yang aku miliki adalah PEMBERIAN

Ketika aku takut RUGI aku lupa bahwa hidupku KEBERUNTUNGAN

Adakalanya yang TERINDAH bukanlah yang TERBAIK

Yang SEMPURNA tak menjanjikan KEBAHAGIAAN

Hidup terasa indah jika saling berbagi dan saling menasihati.

(sumber: http://www.ceritabijakmotivasi.com dalam Deassy M. Destiani “bukan untuk dibaca”)

Advertisements

DI MANA BAHAGIA BERADA?


Jika KEKAYAAN bisa membuat orang BAHAGIA, tentunya ADOLT MERCKLE, orang TERKAYA dari JERMAN, tidak akan menabrakan badannya ke KERETA API….

Jika KETENARAN bisa membuat orang BAHAGIA, tentunya MICHAEL JACKSON, penyanyi TERKENAL di USA, tidak akan meminum OBAT TIDUR hingga OVERDOSIS….

Jika KEKUASAAN bisa membuat orang BAHAGIA, tentunya G. VARGAS, presiden BRAZIL, tidak akan menembak JANTUNGNYA….

Jika KECANTIKAN bisa membuat orang BAHAGIA, tentunya MARLIN MONROE, artis CANTIK dari USA, tidak akan meminum ALKOHOL dan OBAT DEPRESI hingga OVERDOSIS….

Jika KESEHATAN bisa membuat orang BAHAGIA, tentunya THIERRY COSTA, dokter ┬áterkenal ┬ádari PRANCIS, tidak akan membunuh dirinya akibat acara di TELEVISI….

Ternyata BAHAGIA atau tidaknya hidup seseorang itu BUKAN ditentukan oleh seberapa KAYANYA, TENARNYA, CANTIKNYA, KUASANYA, SEHATNYA, atau SESUKSES apapun hidupnya.

Tapi yang membuat seseorang itu BAHAGIA adalah DIRINYA SENDIRI….

Mampukah ia mau MENSYUKURI semua yang sudah dimilikinya dalam segala hal?

Kalau KEBAHAGIAAN bisa DIBELI, pasti orang-orang kaya yang akan MEMBELI KEBAHAGIAAN itu, dan kita akan SULIT mendapatkan KEBAHAGIAAN karena sudah DIBORONG oleh mereka.

Kalau KEBAHAGIAAN itu ada di satu TEMPAT, pasti belahan lain di bum ini akan KOSONG karena semua orang akan ke sana berkumpul di tempat KRBAHAGIAAN itu berada.

Untungnya KEBAHAGIAAN itu berada DI DALAM HATI setiap manusia. Jadi kita tidak perlu MEMBELI atau pergi MENCARI KEBAHAGIAAN itu.

Yang kita perlukan adalah HATI yang BERSIH dan IKHLAS serta PIKIRAN yang JERNIH maka kita bisa menciptakan rasa BAHAGIA itu kapan pun, di mana pun, dan dengan kondisi apa pun.

(Sumber: oasehikmakehidupan.blogspot.com dalam Deassy M. Destiani “bukan untuk dibaca”)